Perpus Semesta

Perpustakaan & Kolektif Buku

Harriot, Memetakan Bulan Terlebih Dahulu Dibandingkan Galileo?

Image

Pada sebuah malam yang cerah di tahun 1609, seorang polimatik matematika bernama Thomas Harriot, mengarahkan teleskopnya ke arah bulan sabit yang bersinar cantik di langit. Ia lalu membuat goresan kasar peta bulan. Melalui pengamatannya tersebut, Harriot tercatat sebagai orang pertama yang menggunakan teleskop untuk mempelajari Astronomi. Ia bahkan 4 bulan lebih awal dari Galileo dalam hal ini. Kemudian pada tahun-tahun berikutnya, ia berhasil membuat gambar-gambar menakjubkan yang menunjukkan lokasi-lokasi kawah bulan dan apa yg dipercayainya sebagai lautan dan garis pantai. Jadi mengapa Galileo menikmati ketenaran yang abadi, sementara Harriot seakan terlupakan sama sekali?

lunarmap

Lunar Map

“Sangat disayangkan, Harriot tidak pernah menerbitkan peta-petanya.”, kata Stephen Pumfrey, seorang professor sejarah di Universitas Lancaster, Inggris. Dan karena ia tidak pernah mengklaim secara terang-terangan bahwa ialah orang pertama yg mengobservasi permukaan bulan secara detail, maka Galileo lah yang mendapatkan reputasi tersebut.

Para sejarawan masih berdebat mengenai apa yang membuat Harriot menahan diri untuk tidak mempublikasikan penemuannya. Dalam sebuah paper* yang terbit di bulan Februari 2009, Profesor Allan Chapman dari Universitas Oxford berargumentasi bahwa Harriot termasuk ilmuwan yang cukup ‘santai’, hidup berkecukupan, serta tidak terlalu ambisius soal karir, sementara Galileo mempunyai tekad yang cukup besar untuk dikenal melalui ilmunya. Namun Pumfrey juga menyatakan bahwa para ‘patron’ (pelindung dan penyokong dana) Harriot pada akhirnya dipenjarakan di Tower of London, dan hal inilah yang diduga mengecilkan nyali Harriot untuk mempublikasikan penemuan kontroversialnya itu. “Harriot tidak memiliki orang yang bisa melindunginya, karena para patron tersebut kuatir kepala mereka akan dipenggal,” kata Pumfrey. Sebuah pameran yang menyuguhkan peta-peta Harriot telah diselenggarakan pada tanggal 23 Juli 2009 di Science Museum, London.

* Silahkan baca & unduh PDF Profesor Allan Chapman tentang Thomas Harriot di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 4, 2013 by in Artikel and tagged , , , , .
%d bloggers like this: