Perpus Semesta

Perpustakaan & Kolektif Buku

Puisi-Puisi Irvan

 

SERUAN MALAM

Seruan malam gadis

Ujudku serupa mimpi-mimpi

Lagu-lagu menggenang pada sisa hujan

Menyebut namamu pada kegelapanku

Pada keheningan flamboyan bekas kita memadu rindu

Bernada rusuh seperti hatiku.

Anyer, Agustus 2011

 

DI PERTIGAAN

Ditubuh aspal debu-debu berlarian

kamus di hatiku menerjemahkan gelagak segala sajak

Tentang diam tugu dan alis matamu

Masih sempat kurangkai perjalanan di batang hari

Dengan dirimu

Di pertigaan antara keheningan jalanan

Tentang manis kenangan yang mengalir deras dari waktu-kewaktu

Dan kematian yang membayang

Dari lorong kegelapan menunggu dalam ruang-ruang hatiku

Membiarkan bunyi tiang-tiang dipukuliku di tengah malam

Membiarkan kesunyian hijrah

Dan kelelawar berterbangan kemasa silam

Membawa bakal bunga mawar yang harum dan warnanya yang merah

Sekarang tinggal aku dan engkau

Dalam sejarah cita cinta kita yang dulu pernah kita ukir di tugu ini

Yang batu

Yang lalu

Yang engkau dan aku pergi bersama-sama kemasa lalu

cintaku.

Anyer,Agustus 2011

 

SAMPAN 

Jauh sudah kudayung sampan dihatimu

Airnya surut dan gelombang tanpa ikan-ikan

Di kedalaman batubatu karang,

kutemani engkau dalam pengembaraan ini

karena sampanku sudah tenggelam

oleh nadi-nadimu yang basah

aku tidak begitu pandai menyebrangi diam laut

Dan amis sore itu kutikam diam-diam

dari pagu tubuhmu yang telanjang

Menawarkan kekerasan hidup pada ombak-ombak

Tapi gemuruh di dadaku terus membayangi dari waktu kewaktu

Di sisa perjalanan ini

Langit dan metafora hidup

menjadi hidangan manis antara ritmis

gerimis

Yang tiba-tiba menuntun perjalanan ini kemuara cinta dilaut hatimu

Oh Begitu jauh sudah kudayung sampan dihatimu

Begitu tubuhmu kubawa berlayar

Menelusuri kegelapan-kegelapan jiwa yang mati,

ditinggal rindu gelombang

kelaut lepas selepas gerimis sore itu

saat kehidupan mencabik-cabik jantungku

saat engkau yang kubawa berlayar dengan sampan.

Anyer,  Agustus 2011

 

*) Irvanudin, Seorang pelajar yang menggemari sastra. Baru saja merayakan perpisahan dengan teman, guru di sekolahnya—SMAN 1 Anyer.

2 comments on “Puisi-Puisi Irvan

  1. Ahmad Nahudin
    May 26, 2012

    amaizing..😀

  2. HeruLS
    September 6, 2012

    Hmmm, terasa tanggung, ragu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 23, 2012 by in puisi and tagged , .
%d bloggers like this: